Translate

Monday, November 28, 2016

Pengantar Robotika

ROBOT adalah suatu alat yang bisa di program ulang untuk kemudian diberikan perintah untuk melakukan suatu fungsi tertentu.

1. JENIS ROBOT

ada banyak jenis robot, inilah jenis robot yang saya bisa jelaskan

A. Industrial manipulators, yaitu robot yang digunakan untuk melakukan funsi di dunia industri, misalkan mengangkat beban, mendorong dan lain-lain.

B. Utility robots , yaitu robot yang dibuat dan di program untuk fungsi tertentu.

C. Robots critter, yaitu robot yang menyerupai serangga.

D. Hummanoids yaitu robots yang menyerupai manusia.

E. Embidded bots, yaitu robot yang di embidded kan

F. The development platform, yang masih dalam tahap pengembangan

itulah jenis robot yang saya ketahui.

2. ROBOT ANATOMY/Rangka

Robot antomy atau struktur pembentuk robot ada banyak sekali berikut adalah element pembentuk

A. frame/ bentuk fisik

B, power system/ energi yang digunakan

C. actuators /alat penggerak

D. drive train /alat yang menggerakan robot

E. controller/alat control/pengukur

F. sensors/alat pengukur besaran fisis

G. mahipulating tors/yang bisa di manipulasi

H. comunication/ alat yang digunakan untuk berkomukasi

I. outer shell

itulah rangka robot yang digunakan untuk membentuk robot, selanjutnya kita akan membahas satu persatu dari bagian tadi. di bab selanjutnya.

sumber: https://herualbantani.wordpress.com/materi-kuliah/pengantar-robotika/

Sunday, November 27, 2016

ANALISA KINERJA SISTEM INFORMASI

1.  KINERJA

Terdapat beberapa badan standar yang mengeluarkan defenisi kinerja, antara lain :

1.      Standar industri Jerman DIN55350
Kinerja terdiri dari semua karakteristik dan aktivitas penting yang dibutuhkan dalam suatu produksi, yang meliputi perbedaan kuantitatif dan kualitatif produksi atau aktivitas keseluruhan.
2.      Standar ANSI (ANSI/ASQC A3/1978)
Kinerja adalah gambaran dan karakteristik produksi keseluruhan atau pelayanan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan.
3.      Standar IEEE untuk kinerja perangkat lunak (IEEE Std 729 - 1983)
Kinerja adalah tingkatan untuk memenuhi kombinasi perangkat lunak yang diinginkan.

Secara umum dapat didefenisikan sebagai semua karakteristik dan aktifitas penting yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan yang akan dicapai.

Konsep Dasar

Istilah kinerja (performance) mengacu pada pelayanan yang disediakan oleh orang atau mesin untuk siapapun yang memerlukannya. Suatu sistem pemroses informasi adalah sekumpulan komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk memproses data melalui program-program yang ditulis. Dengan demikian istilah kinerja untuk suatu sistem yang memproses informasi adalah merupakan fasilitas-fasilitas yang dapat tersedia untuk dimanfaatkan yang meliputi bahasa pemrograman, utiliti yang digunakan untuk mendesain dan pengembangan program, utiliti pemrosesan, feature untuk memperbaiki kegagalan dan sebagainya.
Kinerja (performance) terdiri dari indeks-indeks yang dapat melambangkan kemudahan, kenyamanan, kestabilan, kecepatan dan lain-lain. Setiap indeks memiliki kuantitas dan kemudian menjadi obyek evaluasi. Suatu indeks performance dapat dievaluasi dengan berbagai cara, antara lain:
• Dapat diukur (measured)
• Dapat dihitung (calculated)
• Dapat diperkirakan (estimated)

evaluasi tersebut merupakan kuantitatif (=sesuatu yang dapat dijabarkan dalam angka). Namun demikian banyak faktor dari sistem yang dipilih adalah merupakan kualitatif yang sukar untuk dikuantisasi.

2. TUJUAN EVALUASI

Evaluasi diperlukan untuk memberi gambaran apakah suatu kinerja sistem yang ada, sudah sesuai dengan yang dibutuhkan serta sesuai dengan tujuan.

Aplikasi teknik evaluasi dapat diklasifikasikan dalam empat kategori :
1.      Procurement, seluruh masalah evaluasi yang dipilih dari sistem atau komponen-komponen sistem (yang ada pada sistem atau pun alternatifnya).
2.      Improvement, meliputi seluruh masalah kinerja yang timbul pada saat suatu sistem sedang bekerja.
3.      Capacity Planning, terdiri dari masalah yang berhubungan dengan prediksi kapasitas sistem di masa yang akan datang.
4.      Design, Seluruh masalah yang harus dibuat pada saat akan menciptakan suatu sistem yang baru.

3. SISTEM REFERENSI

Untuk memberi gambaran pendekatan dalam sistem yang akan diobservasi dalam evaluasi kinerja, maka digunakan sustu sistem acuan (referensi). Konfoigurasi sistem yang digunakan sebagai sistem referensi antara lain :

1. Uniprogrammed Batch-processing References System (UBRS). Pada sistem ini model batch processing digunakan dan resources utamanya diatur oleh pemrograman tersendiri.
2. Multiprogrammed Batch-processing References System (MBRS). Teknik ini mewakili adanya pemrosesan dari suatu aktivitas yang overlapping (secara bersamaan memenuhi sistem. Dalam sistem ini aktivitas CPU (SPOOL=simultanous processing operation online), aktivitas channel dapat overlap.
3. Multiprogrammed Interactive Reference System (MIRS). Karakteristiknya adalah adanya interaktif terminal dimana user dapat berhubungan (converse) dengan sistem, yang disebut dengan interactive transaction.
4. Multiprogrammed Interactive Vrtual Memory Reference System (MIVRS). User dapat memprogram di dalam ruang alamat memori secara virtual yang berbeda dengan sistem memori aktual.

4. INDEKS KINERJA

Level Evaluasi kinerja :

Ketiga level di atas memiliki tujuan yang sama, yaitu membuat operasional sistem menjadi efisien, namun problem yang dihadapi di masing-masing level akan dilihat dari sudut yang berbeda.

1. Desainer Sistem (perangkat keras/ Perangkat lunak), tugas :
a. Harus selalu menjaga/memikirkan jangkauan sistem aplikasi yang mungkin digunakan.
b. Memperhatikan penggunan/pemanfaatan sistem komputer yang mempengaruhi kerja beberapa variabel seperti : waktu akses memori, kecepatan CPU, pengorganisasian program dan basis data, algoritma lokasi memori.
c. Obyek bagi indeks internal

2. Manajer Instalasi, tugas :
a. Lebih memperhatikan keseimbangan (balance)
b. Cost effective yang digunakan komponen sistem.
c. Memilih banyak layanan yang memuaskan untuk banyak user.
d. Mengatur penggantian fasilitas yang digunakan.
e. Obyek bagi indeks internal

3. Analis dan programmer, tugas :
a. Lebih berkonsentrasi pada lingkup pekerjaan pemrograman secara operasional.
b. Dapat mempempengaruhi secara langsung terhadap bermacam-macam sumber beban (seperti CPU, periferal, memori dan lain-lain)
c. Mengevaluasi proses agar efisien dalam waktu dan efisien dalam harga.
d. Obyek bagi indeks eksternal

Skema dari suatu studi evaluasi kinerja :


Nilai-nilai variabel yang dibutuhkan dalam kegiatan evaluasi kinerja sistem adalah :

1.   Karakteristik sistem fisik
Variabel ini berisi :
a. informasi mengenai konfigurasi sistem perangkat keras dan perangkat lunak (ukuran memori, jumlah channel dan kapasitas disk, lokasi file sistem, BIOS).
b. Operasi bermacam komponen (CPU, tipe channel, waktu akses disk, dan lain-lain).

2.   Kondisi operating sistem
Terdiri dari penggambaran beban yang akan dievaluasi (seperti workload melalui pendekatan probabilistik).

3.   Indeks kinerja sistem
a. Klasifikasi indeks kinerja terbagi menjadu dua yaitu indeks internal (mengukur kegunaan masing-masing komponen sistem) dan indeks eksternal (mengevalusai secara eksternal terhadap proses sistem agar efisien).
b. Indeks internal memanfaatkan orang-orang pada level 1 dan level 2.
c. Indeks eksternal memakai orang-orang pada level 3 yaitu dilihat dari sisi pengguna akhir yang terlibat langsung (user).



Sumber: http://rosonengati.blogspot.co.id/2011/10/analisa-kinerja-sistem-informasi.html

Keamanan komputer

Keamanan komputer atau dalam Bahasa Inggris computer security atau dikenal juga dengan sebutan cybersecurity atau IT security adalah keamanan informasi yang diaplikasikan kepada komputer dan jaringannya. Computer security atau keamanan komputer bertujuan membantu user agar dapat mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha penipuan di sebuah sistem yang berbasis informasi. Informasinya sendiri memiliki arti non fisik.

Keamanan komputer adalah suatu cabang teknologi yang dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau korupsi, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan.

Sistem keamanan komputer merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk mengamankan kinerja dan proses komputer. Penerapan computer security dalam kehidupan sehari-hari berguna sebagai penjaga sumber daya sistem agar tidak digunakan, modifikasi, interupsi, dan diganggu oleh orang yang tidak berwenang. Keamanan bisa diindentifikasikan dalam masalah teknis, manajerial, legalitas, dan politis. computer security akan membahas 2 hal penting yaitu Ancaman/Threats dan Kelemahan sistem/vulnerabillity.

Keamanan komputer memberikan persyaratan terhadap komputer yang berbeda dari kebanyakan persyaratan sistem karena sering kali berbentuk pembatasan terhadap apa yang tidak boleh dilakukan komputer. Ini membuat keamanan komputer menjadi lebih menantang karena sudah cukup sulit untuk membuat program komputer melakukan segala apa yang sudah dirancang untuk dilakukan dengan benar. Persyaratan negatif juga sukar untuk dipenuhi dan membutuhkan pengujian mendalam untuk verifikasinya, yang tidak praktis bagi kebanyakan program komputer. Keamanan komputer memberikan strategi teknis untuk mengubah persyaratan negatif menjadi aturan positif yang dapat ditegakkan.

Pendekatan yang umum dilakukan untuk meningkatkan keamanan komputer antara lain adalah dengan membatasi akses fisik terhadap komputer, menerapkan mekanisme pada perangkat keras dan sistem operasi untuk keamanan komputer, serta membuat strategi pemrograman untuk menghasilkan program komputer yang dapat diandalkan.


sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Keamanan_komputer

Tuesday, June 7, 2016

Pengertian beserta Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran Lengkap (tugas 3 )


Pengertian beserta contoh paragraf deduktif, induktif, dan campuran lengkap bahasa Indonesia - Paragraf adalah kumpulan kata yang saling berangkai membentuk satu kesatuan gagasan atau topik yang terdiri dari gagasan utama dan gagasan penjelas. Berdasarkan letak gagasan utamanya, paragraf dapat dikelompokkan dalam tiga jenis paragraf yaitu paragraf deduktif, induktif, dan campuran.

Pada kesempatan kali ini, marilah kita membahas pengertian dan contoh paragraf deduktif, induktif, dan campuran.

Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu memaparkan hal umum terlebih dahulu kemudian menjabarkan hal – hal khusus. Dengan kata lain paragraf ini meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama di awal paragraf.

Contoh:
Handphone sangat berguna bagi kehidupan manusia. Perangkat komunikasi ini bisa menjadi alat komunikasi yang sangat efektif. Mereka bisa menghubungkan dua orang atau lebih meski terlampau jarak yang sangat jauh dan bahkan dengan waktu yang sangat cepat. Disamping sebagai alat komunikasi, handphone juga bisa menjadi alat bantu serba guna. Dewasa ini handphone telah dibuat dengan menambahkan fitur – fitur yang bermanfaat bagi kehidupan manusia misalnya Google map, kalkulator, penyimpan photo, memo, dan lain – lain. Fitur – fitur tersebut bisa membantu manusia memudahkan pekerjaannya. Contohnya adalah jika manusia tersesat, mereka bisa menggunakan aplikasi Google map di handphone miliknya.

Pengembangan pikiran
Paragraf di atas dikembangkan dengan cara pola deduksi, berikut adalah penjelasannya.

Handphone sangat berguna . . .   (Umum / gagasan utama)
Perangkat komunikasi ini  . . .     (Khusus / Pendukung utama 1)
Mereka bisa menghubungkan  . . (Khusus / Pendukung tambahan 1)
Disamping sebagai alat . . .          (Khusus / Pendukung utama 2)
Dewasa ini handphone telah . . . . (Khusus / Pendukung tambahan 2.1)
Fitur – fitur tersebut bisa . . .        (Khusus / Pendukung tambahan  2.2)
Contohnya adalah jika manusia, . . .  (Khusus / Pendukung tambahan 2.3)

Catatan:
Umum / Gagasan utama   = Topik pembahasan
Pendukung utama             = Kalimat pendukung gagasan utama
Pendukung tambahan       = Kalimat pendukung gagasan pendukung

Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah suatu paragraf yang dikembangkan dengan pola induksi, yaitu dengan cara menjabarkan hal – hal khusus terlebih dahulu dan kemudian disimpukan menjadi suatu hal yang umum. Dengan kata lain, paragraf deduksi adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf. Pola paragraf ini biasanya dipakai dalam paragraf generalisasi, sebab – akibat, akibat – sebab, dan analogi.

Contoh:
Merokok bisa menyebabkan gangguan pernafasan, seperti bronkitis, asma, dan lainnya. Hal ini dikarenakan asap yang masuk ke dalam tubuh sangatlah berbahaya. Selain menyebabkan gangguan pada pernafasan, merokok juga bisa menyebabkan kanker paru – paru. Kandungan tar yang ada pada rokok akan memicu sel – sel kanker pada paru – paru untuk berkembang. Terlebih lagi, merokok juga bisa menyebabkan kecanduan.  Nikotin yang ada pada rokok akan mempengaruhi otak untuk terus mengkonsumsi rokok, sehingga membuat perokok susah untuk menghentikannya. Oleh karena itu, merokok sangatlah berbahaya bagi kesehatan manusia.

Pengembangan gagasan

Merokok bisa menyebabkan, . . .(Khusus / Pendukung utama 1)
Hal ini dikarenakan asap . . .       (Khusus / Pendukung tambahan 1)
Selain menyebabkan, . . .            (Khusus / Pendukung utama 2)
Kandungan tar yang  . . .             (Khusus / Pendukung tambahan 2)
Terlebih lagi, merokok  . . .        (Khusus / Pendukung utama 3)
Nikotin yang ada pada . . .          (Khusus / Pendukung tambahan 3)
Oleh karena itu, merokok . . .    (Umum / Gagasan utama)

Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah gabungan dari pola deduksi dan induksi, yaitu dengan menyampaikan gagasan utama terlebih dahulu, kemudian dijabarkan hal khusus, lalu disimpulkan kembali dengan hal umum. Dengan kata lain, paragraf ini memiliki gagasan utama pada paragraf utama yang diletakkan di bagian awal dan akhir paragraf.

Contoh:
Kebijakan pemerintah dengan menaikkan harga BBM sangat menyusahkan rakyat. Banyak rakyat yang hidupnya menjadi sengsara karena harga – harga bahan pokok turut mengalami kenaikan. Padahal gaji mereka tetap, sehingga pengeluaran mereka menjadi bertambah. Bahkan kesulitan tidak hanya terjadi pada pemenuhan barang kebutuhan pokok, tetapi juga ikut berimbas pada tarif – tarif atau biaya lainnya seperti, tarif angkot, air, listrik, dan lain – lain. Contohnya, akibat dari kenaikan tarif, pengeluaran mereka juga harus bertambah. Oleh karena itu, kebijakan ini sangat tidak mendukung rakyat kecil.

Pengembangan gagasan

Kebijakan pemerintah dengan menaikkan  . . .    (Umum / Gagasan utama)
Banyak rakyat yang hidupnya menjadi . . .          (Khusus / Pendukung utama 1)
Padahal gaji mereka tetap, sehingga . . .              (Khusus / Pendukung tambahan 1)
Bahkan kesulitan tidak hanya terjadi pada . . .     (Khusus / Pendukung utama 2)
Contohnya, akibat dari kenaikan tarif, . . .           (Khusus/ Pendukung tambahan 2)
Oleh karena itu, kebijakan ini sangat tidak . . .     (Umum / Kesimpulan)

Contoh Paragraf Deduktif, Induktif, dan Campuran
Paragraf Deduktif
Manusia adalah makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain, seperti lahir, tumbuh, bahkan mati pun kita masih membutuhkan orang lain. Ketergantungan manusia dengan orang lain ini akan sangat menyulitkan jika tidak ada manusia lainnya, kita bisa mati tanpa adanya manusia lain. Bahkan tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang bisa hidup sendiri. Meskipun mereka memiliki harta yang sangat banyak, mereka tetap membutuhkan makanan atau barang yang dijual oleh orang lain. Tentunya hal ini dikarenakan uang tidak bisa dimakan.

Paragraf Induktif
Anton sangat menyukai pelajaran matematika. Dia selalu belajar dengan sangat tekun dan senang. Sangking senangnya dengan pelajaran matematika, Anton tidak pernah melewatkan satu hari pun pelajaran ini di sekolah. Jika dia tidak mengetahui suatu permasalahan, Anton tidak segan untuk bertanya baik kepada guru maupun temannya. Sedangkan jika dia sudah mengetahui tentang materi tersebut, dia akan terus berlatih. Oleh sebab itu, Anton sangat pintar dalam pelajaran matematika.

Paragraf Campuran
Bunga mawar sangat disukai diantara bunga hias lainnya. Bunga ini sangatlah cantik dan indah. Bahkan bunga ini dijadikan sebagai simbol cinta. Banyak para pasangan kekasih memberikan bunga mawar sebagai lambang kecintaan nya. Tidak hanya itu, bunga mawar juga sangat harum, sehingga sangat cocok dijadikan tanaman penghias kebun bunga atau pun ruangan. Bahkan bunga ini memiliki warna yang sangat beraneka ragam seperti merah, putih, dan hitam. Keanekaragaman tersebut bisa mempercantik kebun bunga. Oleh karena itu, bunga mawar menjadi favorit dikalangan penghobi tanaman hias.

sumber: http://www.prbahasaindonesia.com/2015/05/pengertian-beserta-contoh-paragraf-deduktif-induktif-dan-campuran-lengkap.html

Pengertian dan Contoh Paragraf Generalisasi, Kausalitas dan Analogi (tugas 4 )

Paragraf Generalisasi Lengkap - Paragraf generalilsasi merupakan paragraf yang meggunakan pendekatan induksi dalam kalimatnya. Dalam paragraf generalisasi, menyajikan fakta – fakta atau penjelasan –penjelasan pada kalimat –kalimat awal yang akan menggiring kesimpulan di kalimat terakhir. Oleh karenanya, paragraf generalisasi menggunakan pendekatan induksi (umum – khusus), yang memiliki ciri khas dengan penyampaian ide pokok di akhir paragraf yang sebelumnya diberikan fakta – fakta pendukung.

contoh
Kemajuan bangsa dapat dilihat dari sektor pendidikan. Pendidikan yang baik tentu didukung oleh sarana dan prasarana, kualitas guru, serta peran masyarakat dan pemerintah. Melalui pendidikan, kita dapat mengajarkan nilai – nilai yang luhur kepada generasi penerus bangsa. Perubahan – perubahan pada negeri kita juga terjadi dari proses pendidikan. Namun, masih banyak anak – anak negeri yang belum dapat mengenyam pendidikan dengan baik karena berbagai faktor. Oleh karenanya, pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas dalam program pemerintah.

Analogi

Analogi adalah sebauh paragraph yang membandingkan dua hal dengan lebih banyak persamaan. Jadi singkatnya bahwa jika anda ingin membuat model paragaraf ini, maka diharuskan untuk bisa memikirkan 2 hal yang memiliki kesamaan. Proses inilah yang biasa disebut dengan proses berpikir induktif dimana pikiran akan bergerak untuk mengaraha ke pandangan umum hingga akhirnya menuju pada penjelasan yang khusus. Berpikir induktif seperti ini bisa dikatakan bahwa peletakkan gagasan utama adalah di awal paragaraf. Bagaimana? apakah anda sudah mulai mengerti akan pemahamana mengenai paragraph analogi? Nah, jika masih belum anda gambaran kurang jelas, langsung simak saja beberapa contoh dibawah ini dan jangan lupa untuk membacanya dengan seksama agar anda bisa menerapakanya secara langsung.

contoh
Hampir semua atlet yang ada melatihan kebugaran fisisik untuk menyehatkan tubuh sekaligus membentuk otot – ototo yang kuat dan lentur. Begitu pula yang dilakukan oleh tentara dimana harus memerlukan latihan fisik dalam melindungi masyarakat di tanah air ini. Keduanya juga membutuhkan mental yang kuat untuk melawan para musuh – musuh di lapangan. Oleh karenanya menjadi atlet dan tentara harus ada modal fisik serta mental yang kuat.

Kausalitas

Adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.

Contoh
Harga beras dan kebutuhan pokok lainnya melonjak tinggi. Kenaikan harga-harga tersebut mencapai dua kali lipatnya dari harga semula. Beberapa warung makan gulung tikar dan sebagian yang lain menaikkan harga dagangannya. Oleh karena itu, biaya hidup anak kost atau para perantau terutama di kota-kota besar bertambah mahal.

Monday, June 6, 2016

Fungsi Komunikasi

Setelah menelaah lebih lanjut mengenai Defenisi Komunikasi sekarang saya akan menjelaskan Fungsi dari komunikasi itu sendiri. Pernahkah muncul pertanyaan-pertanyaan seperti "Apa Manfaat Dari Komunikasi ?" "Kendala apa saja yang biasanya kita hadapi dalam berkomunikasi ?" dalam benak kalian ?
Semua pertanyaan tersebut adalah Fungsi Komunikasi. Secara Umum Fungsi Komunikasi adalah sebagai berikut :

Menyampaikan pikiran atau perasaan
Tidak terasing atau terisolasi dari lingkungan
Mengajarkan atau memberitahukan sesuatu
Mengetahui atau mempelajari dari peristiwa di lingkungan
Mengenal diri sendiri
Memperoleh hiburan atau menghibur orang lain.
Mengurangi atau menghilangkan perasaan tegang
Mengisi waktu luang
Menambah pengetahuan dan merubah sikap serta perilaku kebiasaan
Membujuk atau memaksa orang lain agar berpendapat bersikap atau berperilaku sebagaimana diharapkan


Fungsi Komunikasi
Selain Itu Fungsi Komunikasi juga dibagi menjadi 4 Kerangka yakni :

Komunikasi sosial
Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi penting untuk membangun konsep diri kita, aktualisasi-diri, untuk kelangsungan hidup, untuk memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan, antara lain lewat komunikasi yang menghibur, dan memupuk hubungan dengan orang lain.

Komunikasi ekspresif
Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain, namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi instrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan  (emosi) kita.

Komunikasi ritual
Komunikasi rutual bertujuan untuk komitmen mereka kepada tradisi keluarga, komunitas, suku, bangsa, negara, ideology, atau agama mereka.

Komunikasi instrumental
Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan, mengajak, mengubah sikap dan keyakinan, dan mengubah perilaku atau menggerakan tindakan, dan juga menghibur.

sumber: http://blogilmukomunikasi.blogspot.co.id/2013/09/fungsi-komunikasi.html

Sejarah Perkembangan Komputer Singkat Padat Jelas

Sejarah perkembangan komputer pada awalnya ditemukan oleh seorang ilmuan yang bernama Charles Babbage yang berhasil membuat sebuah mesin yang diberi nama Difference and Analitycal Engine. Mesin ini berfungsi untuk menghitung angka. Sejak saat itu banyak dilakukan berbagai penelitian untuk menciptakan mesin hitung yang lebih cepat dan praktis. Kemudian menculah berbagai generasi komputer yang terbagi menjadi komputer generasi 1, 2, 3, 4, dan 5.
Sejarah Perkembangan Komputer

Komputer Generasi I
Pada generasi ini komputer memekai banyak sekali tabung hampa dengan ukuran yang sangat besar hingga memenuhi satu ruangan, dan komputer ini dinamakan ENIAC (Electronic Numerikal Itegrator and Computer). Karena ukurannya yang cukup besar namun hanya bisa menyimpan data yang sedikit, maka lahirlah komputer generasi 2.

Komputer Generasi II
Penggunakan tabung hampa digantikan dengan transistor sehingga lebih menghemat tempat dan juga daya. Sejak generasi ini juga mulai bermunculan berbagai bahasa pemrograman seperti COBOL, ALGOL, dan FOTRAN. Dari segi ukuran komputer generasi II lebih kecil hanya sebejar ukuran meja kerja dan mampu menyimpan data lebih banyak. Komputer ini lebih dikenal dengan nama UNIVAV (Universal Aotomatic Computer).

Komputer Generasi III
Seiring dengan sejarah perkembangan komputer, keberadaan transistor pada generasi sebelumnya telah digantikan dengan IC, dimana IC sendiri ditemukan oleh insinyur asala Texas yang bernama Jack Kilby pada tahun 1958. Pada generasi ini juga lahir microprocessor pertama yaitu interl 4004 pada tahun 1971.

Komputer Generasi IV
Pada 1980 an muncul komputer generasi baru ditandai dengan munculnya LSI (Large Scale integration). Dimana ini merupakan peadatan ribuan IC menjadi sebuah chip. Kemudian LSI terus dikembagkan hingga lahirlah VLSI (Very Large Scale Integration).

Komputer Generasi V
Komputer masa depan saat ini sedang terus dikembangkan dan inilah generasi yang sedang kita lalui. Meskipun belum ada proyek nyata, konsep komputer generasi ke-5 memiliki kecerdasan buatan sehingga komputer akan memiliki nalar seperti manusia, dan bisa terus belajar dari pengalaman. Dan itulah sejarah perkembangan komputer dari waktu ke waktu.

sumber: http://fridayatnight.blogspot.co.id/2013/02/sejarah-perkembangan-komputer-singkat.html